semua teriak keadilan….
Posted by ardee on April 22, 2010
teringat akan salah satu tulisan di koran batam pos kemaren yang berjudul “disambut hangat, beda dengan tki”, bercerita tentang bagaimana istimewanya penyambutan para imigran gelap asal srilangka yang ditangkap beberapa waktu lalu di perairan selat sunda untuk di kirim ke rumah detensi imigrasi di tanjung pinang.
para seratusan imigran gelap itu datang dengan dua pesawat dari jakarta dan mendarat di bandara raja haji fisabilillah tanjung pinang dan disambut dengan pengawalan dari petugas keamanan utnuk menuju ke rumah detensi imigrasi tsb. ada 10 bus yang disewa kemudian dikawal oleh patroli polisi utk membawa rombongan tsb.
kontras sekali perbedaan perlakuan aparat jika dibandingkan dengan kalo rombongan tki yang terdeportasi dari malaysia ketika mendarat di pelabuhan tanjung pinang. terkadang rombongan tki yang notabene salah satu penghasil devisa buat negara kita mendapat bentakan dan disuruh berjongkok di pelabuhan saat menunggu angkot yang akan membawa mereka ke tempat penampungan sementara sebelum kembali ke kampung halaman masing2.
beruntung sekali para imigran gelap ini tidak di tempatkan di penampungan sementara tki tsb, karena fasilitas antara rumah detensi imigrasi dan penampungan sementara tki ini sangatlah jauh berbeda kenyamanannya.
begitulah kira2 koran tsb memberitakan, tiba2 saya teringat akan tontonan2 di televisi saat seorang koruptor ditangkap, sepertinya terlihat mereka selalu mendapat perlakuan yang lebih lazim, seperti pengawalan, naik mobil yang bagus ke markas polisi, tidak terlihat adanya “main fisik”, atau sebagainya.
coba bandingkan dengan tayangan2 penangkapan para kriminal kelas teri di televisi, terkadang penuh bentakan, “main kasar”, terkadang diboncengin sepeda motor atau pakai mobil pick-up polisis utk dibawa ke markas, bahkan dengan alasan lari atau melawan petugas, walaupun di gelap malam, petugas2 keamanan kita bahkan berhasil menembak di bawah lutut si pelaku kejahatan dari jarak yang tidak dekat. tentunya keahlian menembak ini perlu diacungin jempol.
melihat tayangan para pelaku kejahatan kelas teri itu tertembak, mungkin salah satunya bertujuan untuk bisa menyurut kan semangat orang lain utnuk ikut2 melakukan kejahatan.
saat sekarang ini saat rame2nya film alangkah lucunya (negeri ini) diputar di bioskop2, tiba2 saya teringat akan tayangan metro tv kemaren sore dimana adhie massardi dengan lantang berpuisi negeri para bedebah…..
mohon selamatkan dan luruskan negeri ini ya Allah, amiin………..







Ifan Jayadi said
Ironi memang negeri ini. Semuanya bisa diperbalikkan hanya karena uang, kekuasaan, dan kenepotismean
ardee said
apakah ini gara2 peninggalan belanda yg menjajah kita 350 tahun atau memang bangsa kita ini yg tidak mau berubah…
didot said
keadilan pun ternyata memilih2 ya di negeri ini? walaupun sama2 dihukum tapi beda perlakuan
semoga berubah,meski sulit bukan tak mungkin,jika Allah berkehendak ,dan kaumnya sendiri berusaha,insya Allah
ardee said
amiin….. mudah2an disegerakan oleh Allah
M Mursyid PW said
Negeri kita memang masih harus banyak berbenah. Mari kita masing-masing, dari hal2 yang kecil, mulai berbenah diri. Juga, tentu kita harus terus ikut serta urun rembug agar carut marut pengelolaan negeri ini segera menjadi lebih baik. Setidaknya melalui media blog kita telah ikut berpartisipasi dalam hal ini.
ardee said
mari pak, sama2 kita bahu membahu melakukan pembenahan lewat dunia blogging….
mudah2an banyak yg tersadar dan meninggalkan praktek2 kotor….
Zilko said
Memang negeri yang serba ironis
ardee said
mudah2an kita tdk tambah membuat menjadi lebih ironis….
yani said
keadilan hanya milik Allah SWT, namun sepertinya penguasa negara kita tidak berusaha sekuat2nya untuk berlaku adil ya..
hanya kepada-Nya aku memohon perlindungan dari rusaknya bangsa ini
ardee said
mungkin bisa jadi itu adalah usaha yg terkuat yg telah dilakukan si penguasa tsb….
Zico Alviandri said
Beginilah kalau aparat penegak hukumnya gak bersih. Kemana kita mengadukan keadilan? Tinggal berharap Tuhan memberikan pertolongan-Nya, membuat Indonesia menjadi lebih baik.
ardee said
mudah2an perubahan itu segera datang, amiin……..
delia4ever said
Itulah negara kita pak… ckckckck…benar2 miris ngelihatnya…:(
ardee said
tapi kalo di negara tempat delia tinggal skrg, nggak miris2 banget kan?
uni said
zemangat pagi kak, moga oleh2nya bermanfaat ya kak
terimakaish telah berkunjung, hehe jadi pgn nonton film alangkah lucunya ( negeri ini )
ardee said
thx utk kunjungan balasannya…
arif said
ane awam hukum, tp punya rasa keadilan. sayangnya, tdk semua yg paham hukum, punya rasa keadilan
ardee said
mgkn mereka punya, tapi dikesampingkan demi sesuatu….
achoey said
Jika kaditaln ditegakkan
Maka rakyat tentram sejahtera
ardee said
bisa jadi…..
K4ngD4d4nG said
Satu hal Pemimpin kita harus tegas dan berani….
ardee said
kalo pak tentara kan tegas ama berani, kang…..
hanifilham said
lebih banyak berdoa untuk negeri ini lebih baik, dibandingkan mengeluhkan sikap2 manusia yang tidak semestinya, hah… sudah jenuh rasanya negara ini dengan sikap2 seperti itu, namun doa untuk negeri ini tak boleh berhenti.
ardee said
mudah2an mereka semua diberi petunjuk, amiin……….
satu kata said
wah nice post bos
tpi kalo mau d’sejajarkan seharusnya dibenahi dulu semua yg diatas
masih ingat kasus sri mulyani dan budiono?
gmna hasilY?
ah maaf terlalu melenceng
ardee said
alhamdulillah, walaupun tulisannya belepotan masih dibilang nice post….. thx, brother….
atas dan bawah harus berbenah secara paralel…
sunflo said
ah… semuanya bs ngomong… tapi hati nurani tak bisa tuk dibohongi, dee… aamiin semoga harapan kita semua untuk indonesia yang lebih baik dapat terwujud
ardee said
mudah2an do’a yg datangnya oleh orang yg tidak jauh bermukim dari tanah haram bisa lebih cepat makbul dan diijabah oleh Allah, amiin….
rose said
semoga nurani itu masih tersisa di hati…
ardee said
mudah2an sisa tsb masih banyak dan bisa disebar kemana2…..