batam mempersulit wisatawan…?
Posted by ardee on February 28, 2010
berawal ketika menghadiri aqiqah anak seorang sahabat, dimana sambil menyantap hidangan yang disediakan saya sempat mengobrol2 dengan tamu lain yang mana mereka menceritakan kesusahan menemukan alamat rumah tempat acara aqiqah ini. ternyata para undangan lain yg duduk berdekatan dengan kamipun juga mengalami hal yang sama.
saat itu saya menimpali walaupun sudah tinggal lama di batam, kalo nyari alamat kalau tidak pakai nyasar kayaknya memang belum afdol. tapi itu masih bisa di toleran karena alamat tempat kondangan biasanya di komplek perumahan. karena batam adalah kota baru yang umumnya dihuni oleh para perantau, sehingga jumlah perumahan di batam perkiraan saya mencapai angka ratusan, tentunya tiap komplek perumahan tersebut mempunyai nama tersendiri yang diberi oleh sang pengembang (developer)nya.
karena begitu banyaknya nama perumahan di batam jadi wajar kalau kadang warga batam tidak merasa ngeh atau asing , ketika mendapat undangan yang lokasinya di perumahan “x” misalnya. terkadang walaupun mereka tahu lokasi perumahan tsb, kendala berikutnya adalah untuk menemukan blok & no alamat rumah yang punya hajatan, nah untuk urusan yang satu ini, jangan lah sungkan2 untuk bertanya pada orang sekitar lokasi, kalo tidak mau bensin terkuras untuk mutar2 di dalam komplek perumahan tersebut.
kalau untuk kelas perumahan pengetahuan tentang alamatnya masih kurang itu dianggap masih wajar, nah bagaimana untuk kelas daerah pusat bisnis? seperti diketahui daerah seputaran jodoh dan nagoya bisa dikatakan cbd (central bussiness district) nya batam. untuk saya pribadi saya sering merasa kesulitan jika mencari suatu toko di daerah tersebut yang mana informasi alamatnya saya dapatkan dari iklan mereka di media.
kenapa saya juga kesulitan untuk menemukan alamat di daerah pusat bisnis (jodoh-nagoya) ini? karena di batam lazimnya yang disebutkan bukanlah alamat jalan dari komplek pertokoan tsb, tetapi seperti perumahan, mereka menyebutkan nama komplek ruko yang di berikan oleh sang developer, ini disebabkan juga karena masih ada jalan2 didaerah pusat bisnis yang belum di berikan nama jalannya atau juga kalo seandainya ada nama jalannya, kurangnya kesadaran mereka memakai atau mempopulerkan nama jalan yang telah di tetapkan itu.
sebagai gambaran bisa dilihat disini contoh alamat biro perjalanan di batam, sekitar 85% tidak menyebutkan nama jalan padahal lokasi mereka adalah di pusat bisnis batam. bagi saya sendiri pun (yg sudah menetap belasan tahun di kota ini) alamat2 tsb masih masih terasa asing.
kita tidak usah menyebutkan google map yang menjadi patokan traveller yg saat ini, jika seandainya seseorang yang pegang peta kota batam (dari kertas) sendiripun akan susah untuk menemukan alamat2 biro perjalanan diatas, karena tidak adanya nama jalan seperti lazimnya di kota2 lain.
menurut pikir pendek saya, sudah saatnyalah sekarang, pemerintah dan masyarakat kota batam bekerjasama untuk menyediakan, memakai dan mempopulerkan nama jalan. apalagi tahun ini dicanangkan program “visit batam 2010“. kita harus memberikan kemudah2an di semua hal bagi wisatawan yang mengunjungi batam, tentunya kita tidak mau dikatakan “batam mempersulit wisatawan”







delia4ever said
Iya pak.. begitulah batam..
masuk daerah perumahan seprti batu aji contohnya…
nama2 komplek perumahannya banyak yg mirip
juga ketika nyari komplek pertokoan orchid #$%^&* yg ternyata ada di tiga lokasi… jodoh, nagoya dan penguin.. pernah kesasar… tidak cukup hanya komplek..harus ditambah embel2 nama bangunan yg famous contoh disebelah novotel..
seharusnya ini juga jd perhatian pemerintah ya
ardee said
kalo ada yg melamar jadi petugas kurir, kayak pak pos atau jasa2 kurir lainnya, mungkin trainingnya butuh waktu yg lama dibanding kota lain, karena susahnya menemukan suatu alamat di batam.
pemerintah memang harus segera bertindak memberikan nama jalan dan masyarakat harus segera menggunakannya sebagai bagian dari sosialisasi…
kunjungan separo mendadak… « ardee blog said
[...] separoh mendadak seorang blogger yang kebetulan juga adik ipar beserta istri dan adiknya ke batam dari pangkal pinang [...]
nkri pemenang pilkada kepri? « ardee blog said
[...] pada akhirnya pasangan nkri adalah pemenang di tps24 baloi permai kota batam, dengan jauh mengungguli pasangan yang lain. pasangan nkri mendapat 80 suara diikuti aida berjaya [...]
alex candra said
mau tanya ni pak,kalau komplek maritim itu terletak di jodoh ya?dan kalau dari bandara jauh tidak?terimakasih
ardee said
waduh maaf, kurang tahu lokasi persisnya. kayaknya memang pernah denger komplek maritim sih. udah googling? kalo memang daerah jodoh itu sekitar 20 menit dari bandara alias 20an km.
nah ini salah satu bukti semrawutnya batam, ayo dong para stakeholder segera bergerak utk membenahinya…..