ring tone dan sholat
Posted by ardee on February 19, 2010
tidak ada salahnya untuk post yang pertama ini dibahas masalah ibadah, saya juga nggak tau entah kenapa harus masalah agama/ibadah sebagai topik yang pertama.
ntah apakah gara2 seorang bayi muslim yang baru lahir yang didengarkan azan/qomat, yang notabene adalah hal yang menyangkut ibadah, sehingga diapply juga pada blog ini. nggak tau juga….., pokoknya idenya mengalir begitu saja.
kebetulan pas sholat ashar tadi berjamaah di mushola di tempat kerja, tiba2 bunyi ring tone khas suatu merek ponsel terkenal memecah keheningan, bagiku yang mungkin agak susah mendapatkan khusyuk dalam sholat (ya Allah, ampunilah diriku dan berikanlah pertolonganMu supaya hambamu ini bisa khusyuk dalam setiap melaksanakan sholat), itu sangat menganggu. bunyi ringtone itu agak lama dan berulang2….
masih mendingan tadi, ring tone yg terdengar masih standard ring tone dalam artian tidak suatu lagu atau pun kadang bebunyian aneh karena sekarang orang2 pada kreatif dalam hal dunia per-ring tone-ngan…
pernah pada suatu ketika ringtonenya lagunya d’masiv band menyeruak keheningan sholat berjemaah, kira2 begini ring tone yg terdengar:
kau membuat ku berantakan
kau membuat ku tak karuan
kau membuat ku tak berdaya
kau menolakku acuhkan diriku
waduh betul2 konsen sholat ku jadi berantakan saat itu, tak karuan dan tidak berdaya untuk menegur itu orang (jamaah sholat juga) yang punya handpone untuk mematikannya.
saya juga yakin bunyi ringtone tsb sekaligus mengkiaskan bagaimana nasib yg empunya handphone, (berantakan, tak karuan dan tak berdaya) malu dengan jamaah lainnya akan peristiwa itu. itu semua gara2 dia menolak acuhkan bunyi ring tone tadi. 100% persen mirip dengan lirik ring tone dia tsb. coba seandainya dia langsung segera memencet salah satu tombol di hand phone nya untuk mematikan bunyi ring tone tadi, mungkin tidak semua bait lagu tsb akan terdengar yang tentunya akan menyiksanya dengan perasaaan bersalah…..
begitu selesai sholat dan balik ke opis (istilah keren untuk sebutan kantor di tempat kerja ini), ketemu teman yang punya pemahaman islam lebih dari saya (mudah2an saya dan kita semua diberi hidayah dan kesempatan juga untuk memperdalam ilmu agama kita), dengan tidak menunda2 lagi saya tanyakan kepada dia, tentang hal tadi. karena dalam pikiran saya, sebaiknya orang tadi segera meraba dan memencet salah satu tombol di handphone nya untuk menghentikan bunyi ring tone tadi daripada membiarkan bunyi itu menganggu orang lain.
ternyata temen yg punya pemahaman lebih tadi, juga sepakat dengan saya. karena gerakan utk mematikan bunyi ring tone tadi adalah merupakan keringan dalam sholat dan dalam keadaan terpaksa. menurut dia, ada kisah, nabi sendiri membunuh seokar ular dalam sholatnya (mungkin ular tersebut akan/bisa mencelakai nabi).
memang sih ada sebagian pendapat mengatakan: membuat 3 kali gerakan bisa membatalkan sholat. saya pikir memencet salah tombol hand phone tersebut tidak lah sampai membuat 3 gerakan. bukankah kalo ada kulit kita merasa gatal saat sholat, terkadang kita menggaruknya? setiap kali bersin (walaupun ketika sholat) saya juga selalu melakukan gerakan menutup mulut dengan tangan.
terlepas dari semua itu, marilah kita semua untuk usahakan sebelum sholat selalu terlebih dahulu memeriksa status dering handphone, jangan terburu2, bukankah sikap terburu2 adalah salah satu kesalahan dalam mengikuti sholat berjamaah. kita diminta untuk tidak tergesa2 (seperti lari2 kecil utk mengejar waktu supaya tidak tertinggal rakaat sholat berjamaahnya) dan tetap berjalan mendatangi sholat jamaah dengan tenang.
Wallahu a’lam






kunjungan separo mendadak… « ardee blog said
[...] itu, abis sholat maghrib start utk keliling batam dimulai, sowan ke rumah tante yang tinggal di kawasan bengkong, [...]